![]() |
| sumber gambar: mizanuladyan.wordpress.com |
Cerita ini saya dengar waktu datang liqo hari Sabtu tanggal 21 Juli kemaren. Murobbiyah saya, Umi Nurlia, memilih bahasan mengenai isi Hadis Arba'in yang ke-19, yakni Hidup Bersama Allah.
Sering beliau memulai suatu materi dengan kisah. Langsung saja saya ceritakan apa yang masih terekam dalam ingatan:
Saya punya kisah, tapi tidak perlu repot dicari riwayatnya atau siapa perawinya. Ini murni kisah fiktif belaka yang ditokohi oleh seorang yang menyebut dirinya saya dan seorang malaikat.
Suatu hari, saya berkunjung ke kantor tempat dimana malaikat- malaikat bekerja. Saat melewati ruang yang pertama, saya melihat banyak sekali malaikat sedang sibuk berkutat dengan berkas bertumpuk tinggi. Saya bertanya pada malaikat, "sedang apa mereka? Kelihatannya sibuk sekali". Malaikat menjawab, "ini adalah Departemen Permohonan. Disinilah semua doa manusia dikumpulkan dan didata untuk kemudian diproses sebagaimana mestinya"."kalau begitu, banyak sekali ya manusia yang berdoa kepada Allah", batin saya.
Perjalanan dilanjutkan. Saya melewati sebuah ruangan yang tak kalah sibuk dan ramai dari ruangan sebelumnya. Saya pun bertanya,"Ruangan apa ini? Apakah sama dengan ruang tadi?". "Bukan, ini Departemen Pengabulan. Tempat dimana doa- doa yang sudah lulus proses Departemen Permohonan dikabulkan", jawab sang malaikat. "Kalau begitu, banyak sekali ya doa dan permohonan manusia yang dikabulkan."
Perjalanan dilanjutkan kembali sampai saya menemukan suatu ruang yang sangat lengang. Hanya ada seorang malaikat yang terlihat sedang menganggur. Seperti yang sudah- sudah, saya bertanya tentang ruang itu. Kali ini dengan ekspresi sedikit prihatin, malaikat menjawab," ini Departemen Terima Kasih. Tempat dimana ucapan terima kasih dari manusia dikumpulkan"." kenapa sedikit sekali yang mengucapkan terima kasih? Apakah persyaratan untuk berterima kasih segitu susahnya?" tanya manusia penasaran."syaratnya sangatlah mudah. Manusia hanya tinggal mengucapkan 'alhamdulillahirobbilalamiin'. Itu saja. Namun, sepertinya manusia sering lupa. Padahal jika mereka mengingat Allah di saat lapang, niscaya Allah akan mengingat mereka di saat mereka kesusahan."
Published with Blogger-droid v2.0.3
