Minggu, 27 November 2011

self-exclaimed

nikmat hidayah itu setinggi-tingginya nikmat. sayang tidak semua orang mampu menyadari bahwa dirinya sedang diberi hidayah.
seorang teman sedang diuji sakit yang menyulitkan dia melakukan gerakan sholat dengan "normal".
menyaksikan dia berusaha sekuat tenaga untuk menyempurnakan gerakan sholatnya menusuk dan membanting harga diri saya sebagai pelaku ibadah yang sama namun dengan kualitas KW jauh lebih rendah.
bisa-bisanya saya selama ini menyia-nyiakan kesempurnaan kesempatan untuk menegakkan dan melaksanakan ibadah satu itu.
saat ini saya berani meng-claim diri sedang diberi hidayah melalui teman saya itu. tapi apakah hanya berhenti sampai disini? super big no no! justru ujian baru akan dimulai disini.
hasilnya nanti bisa dilihat dari kualitas sholat saya. apakah masi tetap asal gerak dan asal baca atau naik mencapai KW super atau justru terdegradasi menjadi KW X
let's see

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...