Rabu, 25 Januari 2012

guarantee

Tiga hal: jodoh, rizki, dan mati. Semuanya sudah dijamin oleh Allah. Siapa yang tidak tahu? Tapi adakah tahu itu sudah naik tingkat menjadi mengerti?

Sebab kriteria mengerti disini seharusnya terlihat dari aplikasinya (meskipun dunia bicara tidak seterjal dunia langkah).

Terima kasih saya ucapkan untuk teman, saudara, sekaligus sahabat saya yang menyadarkan (atas seizin Allah) kelalaian saya.

Pernah suatu ketika dia membaca, tentunya dengan redaksi yang berbeda, status seseorang yang berbunyi ,"buat apa kita merisaukan hal yang sudah jelas-jelas dijamin oleh Allah (jodoh, rizki, mati-red), dan tidak akan mungkin akan tertukar. Yang lebih penting kita risaukan justru apakah amalan kita sudah benar sehingga Allah berkenan menerimanya, atau jangan-jangan dosa kita jauh lebih berat timbangannya. Sesuatu yang memang benar-benar layak untuk dirisaukan."

Kemudian yang saya pertanyakan adalah kalo memang sudah dijamin, berarti tanpa usaha pun akan datang pada kita donk. Namun pertanyaan saya terbantahkan dengan jawaban teman saya ini,"namanya dijamin tetap saja kita sendiri yang menentukan cara seperti apa yang kita pilih untuk menjemputnya."

Akhirnya sempurna saya terdiam dan hati saya mengamini kebenaran pernyataan itu.

Alhamdulillah, semoga saat risau (kalau tidak mau dikatakan galau) nanti, jaminan itu yang akan menghapusnya.

Published with Blogger-droid v2.0.3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...