Kalimat “jangan mengatakan apa yang tidak kamu lakukan”
sebenarnya menjadi beban terbesar saya menulis hal-hal semacam ini.
Alhamdulillah, entah sejak kapan, perlahan tapi (agak) pasti, saya jadi
semangat menghadiri majlis-majlis ilmu atau lebih kerennya disebut pengajian. Tujuannya dari dulu yang saya tahu
ya mencari ilmu, syukur-syukur bisa dipraktekkan. Eh tapi ternyata itu saja
tidak cukup. Adalah ustad syams, yang mengaku nama bekennya Sammy, yang menjadi
wasilah datangnya ilham bahwa tujuan datang ke majlis itu sebenarnya adalah
untuk “berubah”. Rasanya memang sayang seribu sayang kalau kedatangan kita yang
bisa saja dinilai sedekah ini tidak disertai dengan follow up berupa perubahan
diri. Yak, disini kemauan dan doa yang punya banyak peran.
Langsung saja masuk pada materi kajian tauhid kali ini.
Tidak biasanya tema yang diangkat bukan salah satu dari 99 Nama Mulia itu, tapi
tema kali ini adalah zikrullah, seberapa banyak kita mengingat Allah. Aa Gym
memberikan analogi produk-produk Jepang yang sangat mudah kita temui dimana
saja: jam tangan, AC, televisi, motor, mobil, dan masih banyak lagi yang
lainnya. Tiap kali kita membaca nama produk-produk tersebut apa yang terlintas
pada pikiran kita? Yakin, banyak yang langsung ingat Jepang.
Nah, kalau tiap kali melihat produk Jepang yang masih bisa
“dihitung” itu saja kita jadi ingat Negara pembuatnya yaitu Jepang, bagaimana
dengan ingatan kita atas apa yang kita lihat setiap waktunya? Ciptaan siapakah
tangan, kaki, wajah, rambut, semua yang ada pada diri kita, juga semua yang ada
di alam semesta?
Demi menyambungkan dengan judul tulisan ini, saya coba
hubungkan zikrullah dengan berubah. Jadi adakah perubahan yang terjadi setelah
dapat materi kali ini? Sedikit, tapi semoga menjadi wasilah datangnya hal yang
besar, yaitu doa agar dihindarkan dari lalai, lalai dalam mengingat Allah.
Semoga bisa istiqomah. aamiin
PS: sempat sepulang dari kajian ini diri ini merasa sangat
menyesal sedang mengkhianati-Nya. Merasa diri menjadi orang fasik. Sudah tahu
diri ini salah, tapi masih saja terus melakukan yang Dia tidak suka. Ya Allah
ampunilah, maafkanlah. Maka dari itu, segerakanlah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar