Kamis, 01 Maret 2012
FUTUR ku
Rabu, 25 Januari 2012
guarantee
Sebab kriteria mengerti disini seharusnya terlihat dari aplikasinya (meskipun dunia bicara tidak seterjal dunia langkah).
Terima kasih saya ucapkan untuk teman, saudara, sekaligus sahabat saya yang menyadarkan (atas seizin Allah) kelalaian saya.
Pernah suatu ketika dia membaca, tentunya dengan redaksi yang berbeda, status seseorang yang berbunyi ,"buat apa kita merisaukan hal yang sudah jelas-jelas dijamin oleh Allah (jodoh, rizki, mati-red), dan tidak akan mungkin akan tertukar. Yang lebih penting kita risaukan justru apakah amalan kita sudah benar sehingga Allah berkenan menerimanya, atau jangan-jangan dosa kita jauh lebih berat timbangannya. Sesuatu yang memang benar-benar layak untuk dirisaukan."
Kemudian yang saya pertanyakan adalah kalo memang sudah dijamin, berarti tanpa usaha pun akan datang pada kita donk. Namun pertanyaan saya terbantahkan dengan jawaban teman saya ini,"namanya dijamin tetap saja kita sendiri yang menentukan cara seperti apa yang kita pilih untuk menjemputnya."
Akhirnya sempurna saya terdiam dan hati saya mengamini kebenaran pernyataan itu.
Alhamdulillah, semoga saat risau (kalau tidak mau dikatakan galau) nanti, jaminan itu yang akan menghapusnya.
Senin, 16 Januari 2012
Rujak Dadakan
Tak sengaja, meskipun pasti sudah tertulis dalam lauhil mahfudz, pagi menjelang siang ini kami (saya dan dua orang teman kos) bertemu dengan seorang bapak yang mendorong gerobak bertuliskan Rujak Dadakan.
Dasar emank sudah lapar, dan iya, kami memang mudah lapar :p, kami pun tertarik untuk bertanya sebenarnya jenis makanan apa itu.
Setelah melihat komposisinya yaitu sayuran jenis kangkung dan taoge yang dimix dengan bumbu terasi pedas manis, tanpa ba bi bu kami langsung pesan tiga. Eh tapi sebelumnya kami tanya dulu harganya, ternyata tiga ribuan.
Sembari menunggu pesanan, saya minta izin mengambil gambar gerobaknya (maaf jika bapak penjual hanya jadi figuran). Bapak yang tidak sempat kami tanyakan namanya itu bercerita bahwa nama rujak dadakan ini diberikan karena idenya memang muncul secara mendadak.
Proses pembuatannya jauh dari kata ribet. Sayuran yang dibawa dalam keadaan mentah direbus dalam panci seperti panci bakso. Tak perlu menunggu lama sayuran pun sudah matang dan tinggal disiram bumbu andalan. Uap mengepul menambah selera. Hmmm... Jika ingin lebih rame bisa diberi topping kerupuk mi dan irisan bakwan.
Lumayan buat jajanan bagi vegetarian.
Senin, 02 Januari 2012
Catatan Kehidupan
Ini saya mohon maaf, saya banyak bercerita tentang nabi Musa padahal saya nggak kenal. tapi ya bagaimana, karena Musa ini orang yang merasa dan yakin bahwa dirinya diberi keistimewaan oleh Allah di bidang intelektual. dia sangat pandai. dia sangat cerdas, meskipun lidahnya kurang fasih sehingga dia membutuhkan temannya yang bernama Harun untuk menjadi juru bicaranya.
tapi Musa ini sangat pandai sehingga dia tidak bisa membayangkan ada orang lain yang lebih pandai dari dirinya.
maka ketika dia uzlah, naik di Gunung Tursina atau Jabal Katrina, di gunung ketiga, dia menantang Tuhan. menantang dalam tanda petik karena kesombongan intelektualnya.
Musa menantang-Nya dengan cara ingin melihat Tuhan secara nyata. artinya secara biologis, secara jasad, secara fisik. dan Tuhan langsung menunjukkan, jangankan diri Tuhan, gejala Tuhan saja, hawa-Nya Tuhan saja manusia ndak kuat.
maka ketika Tuhan menunjukkan sedikit saja gejala-Nya, gunung di seberang langsung meledak dan mencair. sampai sekarang Anda masih bisa melihat batu-batu disana berbentuk bulatan-bulatan seperti benda cair.
maka setelah itu Tuhan menyuruh Musa untuk turun dari gunung itu dan berjalan sejauh ribuan kilo untuk bertemu dengan orang yang lebih pandai dari dirinya yang bernama Khidir. Khidir sampai saat ini masih misterius karena memang tidak pernah terlihat wajahnya. waktu bertemu dengan Musa dia juga memakai kerudung seperti pendekar dari gunung sakti.
ini ceritanya sangat panjang, tapi saya kira yang dapat kita ambil adalah, kayaknya banyak kehancuran yang kita alami ini ya karena kesombongan-kesombongan seperti itu. macem-macem kesombongan itu. dan tidak semua orang mempunyai kepekaan pada waktu-waktu tertentu untuk meneliti apakah dirinya sedang sombong atau tidak karena sombong tidak harus muncul di wajah dan prilaku.
sombong itu bisa merupakan desiran dalam hati saja. sombong itu merupakan suatu struktur, suatu bangunan tertentu dalam otak kita. itu juga sudah merupakan suatu kesombongan.
kita berlindung kepada Allah mudah-mudahan kita tidak sombong, mudah-mudahan kita punya kerendahan hati sehingga makin rendah hati, makin selamat diri kita ini.
Emha Ainun Najib untuk Delta FM
Kamis, 22 Desember 2011
Belum Mampu Memberikan yang Pantas Diberikan
kalau saja ada istilah untuk menggambarkan rasa yang melebihi rasa malu.
isi sms itu sebenarnya sudah pernah aku baca sebelumnya. isinya:
Kisah tentang "nilai kasih ibu kepada anaknya"
seorang anak yang menulis sesuatu di selembar kertas untuk ibunya..
upah membantu Ibu:
- pergi ke warung 20rb
- menjaga adik 20rb
- buang sampah 5rb
- membereskan tempat tidur 10rb
- menyiram bunga 15 rb
- menyapu 15rb
total 85rb
setelah membaca, ibu tersenyum dan mengambil pena lalu menulis di belakang kertas yang sama:
- mengandung 9 bulan = gratis
- melupakan rasa sakit saat melahirkan = gratis
- jaga malam karena tangismu = gratis
- air mata menetes karenamu = gratis
- khawatir memikirkan keadaanmu = gratis
- menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu selama ini = gratis
- jumlah keseluruhan kasihku padamu = gratis
sang anak menangis dan memeluk ibunya sambil berkata,"sungguh nanda sayang ibu" kemudian dia menulis di kertas yang sama "LUNAS"
tidak bisa dipastikan alasan air mata ini menetes, karena malu atau karena merasa berada di sisi sang anak.
dengan tak tau malunya aku membalas:
"hehe, tiap hari kan hari ibuk
matur nuwun ngge buk damel sedoyonipun.
dungakaken kulo saged dados anak sholihah, mengantarkan ibuk dan ayah ke tempat terbaik di surga.
karena berapapun besar materi tidak akan mampu mengganti apa yang ibuk dan ayah berikan.
sekalian nyuwun pangapunten nek kulo dereng saged membahagiakan ibuk dan ayah.
sayang ibuk dan ayah"
tuh kan, alasan belum punya kata-kata yang pantas itu sebenarnya hanya bentuk alibi suatu "gengsi".
kata sayang semacam itu seingatku baru kali ini kuucapkan.
ingin segera menyungkur sujud dan meminta maaf atas ribuan, bahkan triliunan kata sayang yang seharusnya terucap, walaupun mungkin tidaklah seberapa dibanding kasih sayang mereka.
sungguh sangat berduka
Selasa, 20 Desember 2011
alarm system
dua kali. ya dua kali sms sms itu datang sebagai pengingat saat diri ini tak sadar akan kefuturan.
saat nafsu yang menguasai hati, yakinlah bahwa akal sehatmu seolah mati suri.
sms tausiyah langganan yang kuikuti dengan harapan agar hape "lugu"ku mampu memberi manfaat lain teramini sudah atas kehendak Allah.
hampir tiap hari sms sms itu datang. sering kali di saat pikiran ini terpenuhi dengan urusan dunia sehingga isinya pun luput dari pencernaan iman.
namun, dua kali itu sungguh membuat diri yang sedang mabuk dunia ini menjadi sadar bahwa setelah mabuk itu engkau akan dibuat terjerembab seketika.
tak tahan dengan "tuntutan" lingkungan, pernah terlintas keinginan kuat untuk mencanggihkan hape luguku (tersulut juga oleh rayuan iklan saat mata ini sedang lapar).
ketika rencana sudah dimatangkan dan tekad semakin bulat, saat itu juga sms tausiyah itu datang dengan bunyi,"bila sedang sangat ingin membeli/memiliki sesuatu,biasanya nampak semua jadi penting dan serba menggampangkan, tapi akhirnya sering jadi penyesalan. sahabat reni, sebaiknya tahan dulu, redakan sejenak, ulangi berfikir dengan jernih, perlukah? sangat pentingkah? mudah-mudahan kita tidak diperbudak keinginan, kita memiliki yang diperlukan,bukan keinginan semata."
bagai ditikam pisau, rasa yang muncul setelah itu. akhirnya, dengan izin Allah dan setelah berhasil menang melawan bisikan-bisikan menyesatkan, diri ini sanggup menahan keinginan yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Allah pasti tahu bahwa keimanan yang masih rentan dan labil ini belum sanggup menahan godaan dunia yang akan banyak disuguhkan melalui fitur-fitur di hape pintar jaman sekarang.
bidikan sms tausiyah berikutnya dilepaskan tepat saat hati ini "galau" atas kecenderungan terhadap makhluk yang diharapkan dapat menjadi jodoh dunia akhiratku. yang sering didengungkan orang rasanya jatuh cinta itu membuat lupa diri sebenarnya adalah sebutan lain dari syirik kecil karena kita akan dibuat lupa dengan yang seharusnya kita ingat.
sms pengingat itu datang tepat saat doa setelah sholat yang berisi harapan ketenangan kepada Yang Maha Pembolak-balik hati selesai kupanjatkan. bunyinya,"mengapa hati tak tenang? pasti ada selain Allah yang memenuhi hati dan pikiran kita. sahabat reni,penuhi hati ini dengan terus ingat kepada-Nya, niscaya nyaman hati ini."
Segala puji bagi-Mu Ya Allah atas kebesaran kekuasaan-Mu mengingatkan hamba yang sering lupa ini. terima kasih, semoga masa-masa futur yang akan datang nanti mampu tersingkirkan dengan datangnya Hidayah dari-Mu. tentunya dengan cara-cara ajaib-Mu.
aamiin :)
Minggu, 04 Desember 2011
Masih Tentang Hijrah
poin-poin penting hijrah:
1. dari syirik menuju keimanan --> singkirkan tuhan-tuhan yang lain. harapan hanya ditujukan kepada Allah. yakinlah akan adanya Zat yang setia mem-backing kita.
2. dari kemunafikan menjadi ketulusan akhlak --> akhlak merupakan wujud spontanitas respon bagaimanapun keadaannya. ciri kemunafikan adalah sibuk dengan kemasan, bukan isi. tidak usah ingin terlihat lebih dari kenyataan.
3. dari cinta dunia menuju cinta akhirat --> jangan letakkan benda-benda dunia di hati, karenanya tidak perlu menambah benda jika tidak perlu. dunia itu biasa saj. tidak perlu terkagum olehnya.
4. dari jahil menjadi faham --> hanya kesombonganlah yang mencegah datangnya ilmu
5. dari lingkungan yang merusak menuju lingkungan yang membangun --> jangan pernah takut dibenci oleh makhluk. cukuplah Allah yang menjadi dasar ketakutan kita.
semoga bisa terus istiqomah menghadiri majlis ilmu. bolehlah menganggap kesempatan ini sebagai hidayah karena memang Allah yang mengizinkannya.